Seharian : Khazali, Anwar Putra and Me... Mahbub Daaiman

Hidup yang dulunya sendiri... kemudian berdua... kemudian bertiga... alangkah indah untuk diceritakan. Walaupun ada ketika hari cerah, dan ada ketika hari mendung... apa yang pasti, kasih sayanglah pengikat kami melayari rencah hidup seharian. Hidup sederhana, tidak mewah namun bahagia diberkati Allah dan direstui ayah bonda, alangkah bahagia untuk diungkapkan. Walau pasang walau surut air di laut, kasih kami diharap bertaut selamanya. Terima kasih semua esp abang dan Anwar kerana membawa 'makna' pada hidup ini. Juga pada Bak, Mak, Ayah dan Mek atas restu kalian... pada Kak Dah, Abg Wan, Abg Mi, Abg Ma, Abg Li, Abg Joe, Aini, Fadilah dan Hasanah atas support dari awal hingga kini menjadikan hidup ini amat meriah. Dan pada ipar duai yang disayangi, anak-anak sedara yang cun2 dan hensem2 semer, terima kasih banyak-banyak... Semoga kita semua dirahmati Yang Maha Mengasihani.

Tuesday, October 30, 2007

uji rashid




KALI TERAKHIR KU LIHAT WAJAHMU


Dalam dakapan senja
Kurenungi sinar matamu
Berat rasa melepaskan
Dikau pergi

Dingin hembusan bayu
Lemah longlai langkah kakimu
Lambaianmu kian jauh
Dari mata


Malangnya...
Bencana menimpa
Kau telah pergi untuk selamanya
Tak kembali

Pada saat terakhir
Ku melihat paras wajahmu
Kau bisikkan hanya sayang
Kepadaku...

Malangnya...
Bencana menimpa
Kau telah pergi untuk selamanya
Tak kembali

Pada saat terakhir
Ku melihat paras wajahmu
Kau bisikkan hanya sayang
Kepadaku...

1 comment:

Eko Putra said...

salam kenal
aku punya zona
silahkan kunjungi
nah mau apa aja
pasti di layanin
terjun,
nyemplung
nutup
dah terserah dech